Hidup itu rumit
Dimana harus memilih antara dua hal yg sekalipun pahit
Saat mencoba bangkit
Tapi seakan jadi dipersulit
Satu hal yg harus mulai tertanam
Masa depan kita sendiri yg menentukan
Bukan dia yg sepihak jagoan
Walaupun kemarin sudah lewat
Yakinlah belum terlambat
Bersiap lagi menembak
Pada sasaran yg tepat
Lihat saja kelak
Mungkin air liurmu sendiri yg kau kecap
Lidahmu sendiri yg kau potong
Tiada lagi yg akan menolong
Aku ini manusia
Punya rasa
Sekalipun kau buatku binasa
Aku selalu punya nyawa
Aku udang di depan batu
Bertopeng di muka siapa yg tahu?
Aku si pendendam
Yg suatu saat bisa menerkam
Aku tak boleh menyerah sebelum perang
Enggan kalah sebelum menang